Standar...
"Pertanyaan standar hanya butuh jawaban yang standar pula"
*kaget
*Sedikit senang . . . .
Ya sudahlah, aku cukup mengerti posisiku
Jadi tetap semangat ya manis :)
"Pertanyaan standar hanya butuh jawaban yang standar pula"
*kaget
*Sedikit senang . . . .
Ya sudahlah, aku cukup mengerti posisiku
Jadi tetap semangat ya manis :)
Selalu terpikir mati muda...
Entah dengan cara bagaimana ..
Tapi masalahnya aku siap atau tidak
Ah Tuhan pikiran gila apa lagi yang ku punya
Lihat manis!!!
Kau mengeluh begitu rupa, faktanya bumi tetap berputar pada porosnya..
Siapa yang peduli, siapa yang akan mengasihani..
Dirimu hanya terperangkap sunyi..
Jadi keluarlah..
Buatlah hingar bingar !!!
Hujan semalam melelapkan, Meski terjaga jua tengah malam Ah nyamuk-nyamuk itu sungguh kejam... Mencari makan tanpa hirau mimpiku yang indah semalam.. Tuhan, beritahu aku apa yang terbaik untukku.. Gamang, aneh, perasaan tak tentu yang menjangkitiku, Sungguh ku tak tahu Yakin itu apa dan bagaimana Aku takut Tuhan, bukan hati bening yang dikedepankan Tapi karena kesumat sang pengendali Kemudian ku bertanya Apa yang kucari… Bukankah aku layak berkata bahwa aku bahagia Apa yang tak aku punya jika Kau titip di jiwa Tuhan.. Apakah aku mulai bosan.. Aku mungkin benar-benar bosan, karena hidup terkadang ruang sempit bagiku Aku hanya mampu mengambang dalam bayang-bayang yang tak mampu kudefinisikan Tuhan Tolong beri aku kesempatan.. tak hanya sekali namun berkali-kali Agar aku tahu, apa yang betul-betul kumau Karena ku tak ingin meragu..
You dont know me..
What?
Name? Age? Location ? My Words..? My voice? my face?
Ok..ok..you know all of that as well..
But..once more i tell you the truth..
Listen kid!!!
You dont know me..you dont know me exactly.!!!!
You only think you do!!!!.
So stop to excuse!!!!
Oh awesome..baby.
So why i am adoring you..
Seem like solitude after dawn..
i give my words..my all..
Into you..
Adakah arti
Serenada amarah
Kesumat hati
Ku jauhimu
Mencari langit biru
Pergi kelana
Harap citaku
Bertumbuh di semesta
Impian nyata.

Aku hilang..aku kelam..aku tak mengerti ..
jauh meninggalkan realita..aku..kini..Kesal..
Sesal
Seperti sesuatu diatas normal…
Seperti bara api yang telah padam..Baiklah..baiklah..supaya terlihat gagah..
Kukatakan padamu..akulah pengendali
Aku yang melarutkanmu..
Bukan sebaliknya…Kau bagiku sekedar penghiburan
Bisa kutinggalkan saat datang kebosananAku jahat?
Iya..iya..kau benar sayang
Bukankah dari semula kau tahu
Jadi jangan bertanya (lagi)Usah kau kira ku sungguh-sungguh
Dirimu hanya melengkapi ruang kosongku
Sudut yang tak mengenal kata seriusItu bukan apa-apa
Hanya cerita picisan sementara..
Hiburan pelepas lelah dan dahaga sejenak
Dan pagi menjelang kita kembali ke dunia nyata..Jadi cukuplah sudah..
Tak ada kesah..
Biarkan saja sebagaimana adanya…
Mengertikah kini…Kuharap begitu…
Aku dan senja nyaris tak terpisahkan Dimensi yang saling menghibur Kala rasa terasa tak bermuara...
Chapter 1
Serapuh Dandelion
Berjejak tersaput untaian kata
Kini berlalu entah kemana
Kau hilang, dia hilang
Senyap…Dia lelah..nyaris menyerah..
Chapter 2Tolong…
Bawa tentangmu darinya
Semuanya, tanpa terlewatkan
Kenangan itu
Hanya kan terhenti
Hingga dia temui jawabmu..Bukan hatimu …
Percayalah!!