Debu?
Aku merasa dijatuhkan dari genggaman
Dari ketinggian sepuluh penggalan
Bukan inginku seperti debu yang diterbangkan angin
Bukan hendakku tanpa anomali
dihilangkan tanpa jejak....
Dilupakan tanpa kesan..
Akulah sang debu?
Aku merasa dijatuhkan dari genggaman
Dari ketinggian sepuluh penggalan
Bukan inginku seperti debu yang diterbangkan angin
Bukan hendakku tanpa anomali
dihilangkan tanpa jejak....
Dilupakan tanpa kesan..
Akulah sang debu?
Beribu detik suasana
Dalam rengkuhan rintihan jiwa
Bermimpi meniti surga yang dicipta tanpa raga
Angan yang berlari
Atas rasa yang semestinya terbatasi
Penawar hampa pelipur lara
Begitu enggan katakan ”Pendam lah cinta!!!”
Tiga lelaki
Tak terukur beribu denting gerimis
Tak terbayar airmata hujan
Tiga lelaki
Pengusir sepi, pemungkas lara
Meski alur cerita tak selalu ceria
Tiga lelaki
Aku hanya mencintaimu
Kalian dalam hidupku
Bak permata layaknya
Di tiga lelaki...itu
Akulah si peri bidadari
Aku memilih berlari
Layaknya awan berarak di cakrawala
Tak ada lagi cinta yang terlupa
Tak ada lagi sesak meski dalam maya
Karena hidup tidak menunggu
Dan ku kan memburunya tak kenal waktu
Demi DIA dan aku di pada akhirnya
Percikan itu, telah menjadi api..
Tak bisa kau simpan selalu dalam sembunyi
Karena Tuhan tak bisa kau bodohi..
Lihatlah!! tak ada kalah
Dalam peperangan yang tak ingin kau sudah
Tuhan memeluku dalam simpuh kehangatan dengan-Nya
Aku bercerita..mengalun dalam rintih tirani
Namun cinta kan jadi pemenangnya
It's not easy love, but you've got friends you can trust,
Friends will be friends,
When you're in need of love they give you care and attention,Friends will be friends,
When you're through with life and all hope is lost,
Hold out your hand cos friends will be friends right till the end(By Queen)
Ketakpercayaan, senjata paling ampuh membunuh cinta
Ketakpercayaan menyulut kebencian.
Jadi jangan salahkan dia
Karena semua karenamu